Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2012

Kurikulum Baru, Mata Pelajaran di SD Hanya 4

wamen dikbud
INILAH.COM, Bandung - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim menyebutkan pada kurikulum baru dipastikan akan ada mata pelajaran di sekolah yang berkurang.

"Di Sekolah Dasar (SD) nanti hanya akan ada empat mata pelajaran, di Sekolah Menengah Pertama (SMP) hanya tujuh mata pelajaran, dan di Sekolah Menengah Atas (SMA) hanya 10 mata pelajaran," katanya usai menyampaikan Kuliah Umum bagi Mahasiswa dan Sivitas Akademik FPIPS UPI di Balai Pertemuan UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Sabtu (29/9/2012).
Empat mata pelajaran di SD yakni Bahasa Indonesia, PPKn, Agama, dan Matematika. Sedangkan di SMP, dari empat mata pelajaran tersebut ditambah dengan Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Sabtu, 14 Juli 2012

Rapat Orang Tua Peserta Didik Baru

Bogor, 14 Juli 2012
Hari ini Sabtu Tanggal 14 bulan Juli Tahun 2012 mulai dari pukul 09.00 s.d pukul 12.00 diselenggrakan pertemuan dengan peserta orang tua peserta didik baru kelas I (satu) Tahun pelajaran 2012/2013, tidak banyak yang dibicarakan pada kesempatan ini hanya seputar anjuran untuk melengkapi segala sesuatu terkait kelengkapan administrasi pendaftaran peserta didik baru, mulai dari pengumpulan poto, akte kelahiran, dan lain-lain. Semua itu dilakukan untuk ketertiban administrasi.
Selain melakukan rapat dengan orang tua peserta didik baru, hari ini pun dilakukan pembenahan ruang belajar, mulai ruang kelas I s.d. Kelas VI dengan harapan tertciptanya suasana belajar yang nyaman dan membuat para peserta didik betah berada di ruang kelas.
Semoga usaha ini menghasilkan peserta didik yang berkualitas baik iptek maupun imtak, amiiin.
Wallahu 'alam

Rabu, 04 Juli 2012

Pelaksanaan Akreditasi 2011/2012

Penampilan Grup Marawis
Bogor, 04 Juli 2012.
Hari yang dinantikan kini telah tiba, pelaksanaan akreditasi madrasah di MI Islamiyah Nurrosyidiyah di mulai pada hari ini. Kedatangan para Asessor disambut dengan penampilan grup Eskul Marawis di sekolah kami. Lantunan Beberapa lagu pun membuat para asessor tercengang dan berdecak kagum ...., dan tentu saja hal itu membuat Ibu Kepala dan Pembina Eskulnya bangga. Setelah selesai mendengarkan beberap buah lagu, para asessor pun masuk ke ruang pelaksanaan akreditasi yang telah disiapkan panitia. selanjutnya upacara pembukaan pelaksanaan akreditasi pun dimulai. Diawali dengan sambutan Kepala Madrasah yang di isi dengan penayangan profil sekolah yang mencakup delapan standar, dilanjutkan dengan sambutan salah seorang asessor. Dan diakhiri dengan pembacaan doa.

Selasa, 03 Juli 2012

Puncak Persiapan Akreditasi

Bogor, 3 Juli 2012
Hari ini, Selasa tanggal 03 bulan Juli tahun 2012 adalah puncak persiapan akreditasi dari seluruh rangkaian persiapan yang telah dilakukan selama lebih dari satu tahun. Hari ini kami menghadirkan pengawas pembina Bapak. Drs. H. Islahul Ulum untuk memberikan arahan kepada kami terkait segala sesuatu yang ada hubungannya dengan pelaksanaan akreditasi. Dengan penuh kesabaran dan ketelitian beliau membimbing kami, memeriksa satu persatu setiap standar mulai standar satu sampai dengan standar delapan, dan akhirnya ternyata masih ada beberapa standar yang harus dilengkapi karena ternyata para penangung jawab ada yang lupa menyertakan bukti fisik ke dalam map standarnya.

Minggu, 24 Juni 2012

Penglepasan Peserta Didik dan Samenan Tahun Pelajaran 2011/2012



Samenan dan Penglepesan siswa Kelas VI adalah sebuah tradisi akhir tahun yang senantiasa dinantikan para peserta didik, guru-guru, bahkan orang tua dan masyarakat sekitar madrasah. Mengapa para peserta didik menantikan samenenan ?, karena sudah barang tentu pada acara puncak samenan setiap peserta didik akan mendapatkan hadiah dan menampilkan prestasinya dihadapan para guru dan orang tua. Tampilan tersebut bisa dalam bentuk "Lesenan" yaitu unjuk kebolehan peserta didik dalam hapalan baik hapalan Al Qur'an ataupun Hadits, pidato, menghapal materi tertentu terkait mata pelajaran yang diterima selama satu tahun. Ada juga yang unjuk kebolehan dalam menari, menyanyi, silat, bahkan aneka kesenian lainnya, yang jelas acaranya pasti semarak banget. Sementar Yang menyebabkan para guru menantikan samenan, karena pada saat itu bapak/ibu guru bisa mengetahui keberhasilan mereka dalam mendidika para siswanya selama satu tahun. Sedangkan orang tua siswa menantikan acara tersebut karena setidaknya mereka akan merasa bangga dan bahagia saat melihat anaknya tampil membawakan sebuah "LESENAN" atau menampilkan berbagai unjuk kebolehan lainnya. Dan masyarakat sekitar menantikan acara samenan karena setidak nya mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari dagangan yang mereka sajikan mendadak saat acara yang digelar dari pagi hingga malam hari tersebut.

Sabtu, 16 Juni 2012

Pengumuman Kelulusan Yang Dinantikan

Bukan hanya Kepala Madrasah, Bapak/Ibu Guru, dan Para Siswa. Orang Tua siswa pun tentu sangat berbahagia dengan hasil kelulusan yang diperoleh putra-putrinya. Walaupun Nilai yang diperoleh bukan nilai tertinggi tapi nilai kelulusan tahun ini telah lebih baik dari tahun sebelumnya. Perasaan bahagia itu tampak diwajah mereka dan ditunjukan oleh keantusiasan mereka untuk mengikuti acara pengumum kelulusan yang disertai dengan acara rapat akhir tahun sampai akhirnya acarapun selesai.
Satu persatu orang tua siswa kelas VI dipanggil untuk diberikan surat pengumuman kelulusan dan dilakukan pendataan siswa yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya. Satu siswa diantaranya telah diterima di SMPN 12 Bogor melalui Jalur Prestasi Pencak Silat, 10 Orang memilih untuk mengikuti Tes di SMPN 12 yang akan berlangsung tanggal 2 dan 3 Juli 2012 dan jika tidak diterima mereka telah memantapkan diri untuk melanjutkan MTs Nurrosyidiyah,  orang ke SMPN 8, 11 orang melanjutkan ke pesantren Qotrun Nada, dan sisanya melanjutkan ke MTs Nurrosyidiyah.

Senin, 04 Juni 2012

Kunjungan Pengawas Pendais Pada Hari Terakhir Ulangan Kenaikan Kelas

Pengarahan Pengawas Kepada Kepala Madrash
Hari ini, Senin tanggal 04 Juni 2012 adalah hari terakhir pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) di MI Islamiyah Nurrosyidiyah Kota Bogor. Sementara di Sekolah lain baru ada yang memulai pada hari ini bahkan ada juga yang baru akan mulai pekan depan. Banyak pertimbangan yang dilakukan mengapa MI Islamiyah Nurrosyidiyah melakukan UKK lebih awal dan dilakukan secara mandiri?, alasannya adalah :
  1. Ingin mencoba melaksanankan amanat permendiknas no 20 tahun 2007 bahwa yang namanya UKK adalah kegiatan  penilaian yang dilakukan oleh pendidik dibawah koordinasi satuan pendidikan.
  2.  Sesuai amanat permendiknas juga bahwa pelaksanaan UKK diserahkan pada satuan pendidikan masing-masing, artinya kalau diserahkan pada satuan pendidikan masing-masing berarti boleh kapan saja dilakukan dengan catatan telah memenuhi kriteria yang ditentukan.
  3. Sesuai dengan makna KTSP bahwa KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksankan oleh satuan pendidikan, maka dalam hal pelaksanaan evaluasipun seyogyannya diserahkan kepada satuan pendidikan, kecuali evaluasi yang memang dilakukan oleh pemerintah seperti UN dan UAMBN.
  4. Ingin memberdayakan para guru dalam pendalaman kompetensi profesional. Karena dengan pelaksanaan UKK yang mandiri mendorong para guru untuk mampu menyusun soal sendiri.
  5. Dalam rangka pelaksaan akreditas yang akan dilaksankan pada sekitar pertenghan Juli atau awal Agustus, menuntut persipan yang matang. Kalaulah pelaksanaan UKK telah dilaksakan lebih dulu tentu akan memiliki waktu luang untuk persiapan akreditasi.

Sabtu, 02 Juni 2012

Buku Bergambar Nabi Muhammad Akibat Salah Cetak

Dirjen Pendis
Pendis - Publik Tanah Air beberapa hari belakangan dihebohkan buku cerita yang memuat visualisasi Nabi Muhammad SAW. Awalnya, visualisasi Nabi Muhammad hanya ditemukan di buku berjudul "Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi" yang tersimpan dan dikoleksi di sebuah SD Islam di Solo, Jawa Tengah. Namun hasil penelusuran Tim Kemenag, gambar Nabi Muhammad juga ditemukan di buku "Kisah Teladan dalam Islam" yang diterbitkan oleh Nobel Edumedia.

Dari pengamatan media, visualisasi Nabi Muhammad SAW yang dibalut dengan huruf Arab bertuliskan Muhammad dalam buku "Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi", termuat setidaknya di lima halaman yaitu di halaman 43, 44, 46, 47 dan 48.

Sabtu, 12 Mei 2012

Dirjen Pendis "Tanpa spirit maka tidak mungkin bisa mengembangkan lembaga pendidikan Islam menjadi luar biasa dan bersaing menjadi yang terbaik,"

Dirjen Pendis
Pendis - "Ditjen Pendidikan Islam seringkali enggan memperlihatkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama sehingga berakibat minimnya pengetahuan masyarakat tentang kualitas lembaga pendidikan Islam padahal prestasi pendidikan Ditjen Pendis luar biasa," ungkap Prof. Dr. Nur Syam, M.Si ketika memberikan arahan dalam acara "Kegiatan Konsultasi dan Koordinasi Perencanaan Program Pendidikan Islam Pusat Daerah" yang diselenggarakan oleh Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi Setditjen Pendidikan Islam pada tanggal 6-9 Mei 2012 di Bogor.

Good governance, predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), dan hasil terbaik pun bisa dicapai dengan kerja cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas. Dirjen Pendidikan Islam itupun menyampaikan bahwa lembaga pendidikan Islam harus senantiasa memperhatikan penyampaian informasi kepada publik tentang keberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI. Diharapkan adanya peningkatan kualitas manajerial aparatur ke arah good governance agar kinerja baik yang dilakukan Ditjen Pendidikan Islam dapat diketahui oleh masyarakat. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara memperkuat pembangunan karakter pendidikan Islam melalui media massa.

Rabu, 07 Maret 2012

Kemampuan IPA dan Matematika Siswa Indonesia Nomor 38 dari 39 Negara

Meski tak sedikit siswa Indonesia yang mampu menjuarai olimpiade Matematika dan IPA di tingkat internasional, ternyata secara umum kemampuan siswa Indonesia di dua bidang itu sangat minim. Terbukti, berdasar laporan International Educational Achievement (IEA, lembaga pengukur hasil pendidikan IPA dan Matematika di dunia) kemampuan bidang IPA dan matematika peserta didik SMP Indonesia berada di urutan 38 dari 39 negara yang disurvei.
Hal ini ditegaskan Sri Hidayati dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di seminar yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Tengah di Hotel Solo Paragon.
Hasil pengukuran Third (kini Trends) International in Mathematics and Science Study (TIMSS) juga menunjukkan bahwa kemampuan matematika peserta didik SMP berada di urutan 34 dari 38 negara, dan kemampuan IPA berada di urutan ke-32 dari 38 negara.
"Selama ini hasil pendidikan kita terbukti belum memuaskan. Karena itu perlu ada upaya untuk memperkuat kurikulum IPA. Sehingga bisa memperbaiki tingkat kualitas hasil belajar dan dimensi hasil belajar peserta didik," jelas dia.
Sumber : suaramerdeka.com
Sumber Gambar : di sini

Rabu, 03 Agustus 2011

Hati-hati, Kepala Sekolah dan Guru 'Doyan Pungutan Liar' Jadi Target KPK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi  akan membentuk tim untuk menindak oknum kepala sekolah dan guru yang masih melakukan pungutan liar terhadap orang tua murid. KPK akan menindak tegas mereka  yang melakukan pungutan liar itu karena termasuk tindak pidana korupsi.
“Kita terus memantau dan segera membentuk tim untuk mengevaluasi  praktik pungutan liar di sekolah,” kata Wakil Ketua KPK, M Jasin saat dihubungi Republika, Rabu (3/8).
Pungutan liar, menurut Jasin, adalah tindak pidana korupsi. Pasalnya, ia menekankan, setiap sekolah terutama yang berstatus negeri sudah mendapatkan dana BOS (Dana Bantuan Operasional) sekolah untuk kegiatan belajar dan mengajar.
Sehingga, Jasin curiga oknum kepala sekolah dan guru yang melakukan pungutan liar dengan alasan mendanai kegiatan operasional sekolah yang tidak dicukupi oeh BOS. “Oknum kepala sekolah dan guru yang melakukan pungutan liar diduga menyelewengkan dana BOS,” kata Jasin.

Selasa, 05 Juli 2011

Kegiatan Para Guru Saat Liburan

Bagi guru-guru di sekolah lain, saat liburan seperti sekarang ini mungkin kebanyakan dipergunakan untuk bersenang-senang atau setidaknya dipergunakan untuk berkumpul bersama keluarga menikmati suasana liburan yang cukup panjang, yaaa panjang ... karena masuk sekolah masih cukup lama yaitu tanggal 18 Juli 2011. Tapi bagi guru-guru di MI Islamiyah Nurrosyidiyah waktu liburan ini dipergunakan untuk mempercantik lingkungan sekolah. Dengan dikomandani oleh Bapak Ahmad S.Ag Madrasah dipercantik dengan diawali pengecatan seluruh   ruangan yang ada di lanjutkan dengan pemasangan papingblok yang mempercantik bagian depan halaman sekolah.

Rabu, 29 Juni 2011

Widyawisata Ke Bandung

Diakhir tahun biasanya diadakan samenan, tapi untuk kali ini samenan ga dilakukan. Sehubungan dengan adanya keinginan dari sebagain besar orang tua siswa untuk widyawisata ke Bandung, MaKA pada hari selasa kemarin tanggal 28 Juni 2011 Rombongan MI Islamiyah Nurrosyidiyah berwidyawisata ke Bandung dan Subang, cukup banyhak peserta yang ikut karena bukan hanya anak-anak yang ikut tapi sebagain besar orang tuapun ada yhang turut serta mendampingi putra-putrinya berwidyawisata hingga mencapai 4 BUS. Pada awalnya direncanakan widyawisata dilaksankan ke Boscha (Bandung)  dan Sari Ater (Subang). Di Boscha widya-nya ke sari ater wisatanya, tetapi karena perjalanan menuju boscha harus sudah sampai pada pukul 09.30, maka perjalananpun berganti rute yaitu ke Gedung Geologi Bandung unrtuk dilanjutkan ke sari ater Subang. Batalnya ke Boscha disebabkan salahsatu Bus datang terlambat, yang seyognya semua rombongan sudah berangkat mulai pukul 05.30 baru bisa berangkat pukul 06.30. yaaa... tak sempat ke Boscah Geologipun Jadi ..., 
Berikut ini beberapa Photo hasil jepretan admin dalam pelaksanaan widya wisata tersebut .
1. Kepala Madrasah Dan Guru Di Depan Pintu Masuk Gedung Geologi

Kamis, 24 Maret 2011

PORSENI KKMI TANAH SAREAL


Hari ini, 24 Maret 2011, KKMI 1 Tanah Sareal menggelar PORSENI tingkat KKM. MI Islamiyah Nurrosyidiyah turut berfartisipasi dalam PORSENI ini. Sejumlah Mata Lomba diikuti dengan sungguh-sungguh walaupun tidak semua mata lomba jadi juara. Mata Lomba yang dipertandaingkan dalam PORSENI tingkat KKMI 1 ini diantaranya adalah : Footsal, Catur, Atletik, Pencak Silat, Kaligrafi, puisi, pidato, qasidah, dan MTQ. Dari kesemua mata lomba tersebut hanya MTQ yang tidak diikuti, karena informasi bahwa MTQ masuk mata lomba tidak sampai di MI Islamiyah Nurrosyidiyah.

Minggu, 06 Maret 2011

Madrasah Gratis Diputuskan Pertengahan 2011


Jakarta, (www.kemenag.go.id) - Menteri AgamaSuryadharma Ali menyatakan, pihaknya saat ini secara serius merancangagar siswa madrasah memperoleh pendidikan secara gratis. Diharapkanpertengahan tahun 2011 keputusan madrasah gratis dapat terwujud, apakahsecara keseluruhan atau sebagian yang gratis.

"Kami berharap antara bulan Juni-Juli 2011 adakesimpulan, (madrasah) digratiskan keseluruhan atau sebagian," kataMenag pada acara penandatangan kesepakatan bersama antara Menteri Agamadan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentangPelaksanaan pengarustamaan jender dan pemenuhan hak anak di bidangkeagamaan di Jakarta, Senin (24/1).

Sabtu, 16 Oktober 2010

Pemilihan Guru dan Kepala Sekolah Madrasah Kreatif

Kegiatan tersebut untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada pendidik

Hidayatullah.com-- Direktorat Jenderal Pendidikan lslam melalui Direktorat Pendidikan Madrasah akan menyelenggarakan pemilihan Guru dan Kepala RA/Madrasah Kreatif/lnovatif  Tingkat Nasional Tahun 2010. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam binaan Direktorat Pendidikan Madrasah agar secara terus-menerus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, kinerja, dan prestasi dalam rangka meningkatkan mutu RA/Madrasah, dan mutu lulusannya.

Selasa, 15 Juni 2010

Kementrian Diknas :Tes Seleksi Masuk SD Merupakan Pelanggaran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Nasional, Suyanto, menegaskan bahwa calon siswa SD dan SMP tidak boleh ditolak dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, di jenjang pendidikan tersebut masih merupakan hak belajar sembilan tahun.
“Saya dua tahun lalu sudah mengeluarkan surat edaran Nomor: 1839/C.C2/TU/2009 yang ditujukan kepada para gubernur dan bupati/walikota di seluruh Indoensia, kriteria calon peserta didik SD/MI berusia sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun. Pengecualian terhadap usia peserta didik yang kurang dari 6 (enam) tahun dilakukan atas dasar rekomendasi tertulis dari pihak yang berkompeten, seperti konselor sekolah/madrasah maupun psikolog. Dan pendidikan di TK itu tempat menumbuhkan keberanian anak untuk memenuhi rasa ingin tahunya, tempat bermain,” papar Suyanto saat diwawancarai di ruangannya, Jumat (11/6).

Selasa, 18 Mei 2010

Duh, Jutaan Anak Indonesia Belum Dapat Akses Pendidikan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Puluhan juta anak-anak di Indonesia hingga kini masih belum bisa mendapatkan akses pendidikan. Rinciannya, masih ada 29 juta anak usia pendidikan anak usia dini  (PAUD), 41 juta usia wajib belajar, dan 12 juta usia SMA yang beluM menikmati pendidikan.
''Hal ini sangat menyedihkan dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa,'' ujar Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal, Selasa (18/5), dalam sambutan peresmian Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) dan penyerahan bantuan beasiswa oleh PT Astra Internasional Tbk di TMII, Jakarta.
Oleh karena itu, kata Fasli, masih banyak dan panjang tahapan yang diperlukan untuk mendapat dukungan program-program corporate social responsibility (CSR) di Indonesia. Sebagai regulator, Kemendiknas RI akan berupaya terus memfasilitasi bermacam peluang untuk tumbuh berkembangnya program CSR bagi peningkatan bidang pendidikan.

Jumat, 14 Mei 2010

Makna Sekolah Gratis tidak Jelas

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Makna sekolah gratis bagi kelompok miskin di Indonesia tidak jelas dan multitafsir sehingga pelaksanaannya tidak efektif, demikian diungkapkan Pusat Telaah dan Informasi Regional."Tidak jelas mandat mengenai gratis bagi warga kelompok miskin di Indonesia", kata Direktur Eksekutif Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Ilham Cendekia Srimarga, dalam seminar nasional yang bertema "Akuntabilitas Sekolah: Solusi Alternatif untuk Menjamin Akses Siswa Miskin terhadap Pendidikan Dasar Bermutu" di Jakarta, Rabu.