Tampilkan postingan dengan label tqm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tqm. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 November 2012

NILAI "A" UNTUK AKREDITASI TAHUN 2012

Nilai Akreditasi
Alhamdulillahhi Rabbil'alamiin, itu adalah kata yang pertama terucap dari Ibu Kepala Madrasah ketika membaca SMS dari Bapak Pengawas Pembina MI Kecamatan Tanah SAreal Bapak. H. Islahul Ulum, MSi. Betapa Tidak karena Bapak pengawas memberikan informasi bahwa Nilai Akreditasi Madrasah Kami adalah "A" dengan total nilai 88 (delapan puluh delapan). Sebuah pencapaian prestasi yang luar biasa bagi kami mendapatkan Nilai 88 ini karena semua instrumen penilaian yang ada dalam 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) kami kerjakan dari hari ke hari dengan semangat dan penuh harap. Semua dokumen yang telah kami siapkan beberapa tahun sebelumnya dijadikan sebagai bahan rujukan pengisian instrumen standar tersebut, sehingga Al Hamdulillah saat pengisian instrumen tersebut tidak terlalu menemui kesulitan yang berarti, walaupun memang perlu kami akui keberadaan sarana prasarana yang apa adanya membuat nilai satndar tersebut paling rendah diantara nilai-nilai standar lainnya.

Minggu, 15 Juli 2012

Jadwal Pelajaran MI Islamiyah Nurrosyidiyah Tahun 2012/2013

Bogor, 15 Juli 2012
Mulai besok, senin tanggal 16 Juli 2012 Kegiatan Belajar Mengajar sudah dimulai. Dan kemarin pada tanggal 14 Juli 2012 telah dilakukan rapat pembagian tugas guru MI Islamiyah Nurrosyidiyah tahun pelajaran 2012/2013. Pada hari itu juga sudah disiapkan jadwal pelajaran agar esok hari KBM sudah berjalan sebagaimana mestinya, sehingga tidak ada Istilah "Minggu Pertama KBM Masih Belum Efektif".
Dengan harapan hari ini lebih baik dari hari kemarin semua persiapan dilakukan termasuk penetaan kelas dan penentuan ruang kelas untuk tingkat masing-masing. Ada satu program yang kami cita-citakan tahun ini adalah PROGRAM KEHADIRAN 100 % GURU DAN MURID, artinya kalaupun seorang guru tidak bisa hadir karena sakit atau karena Dinas Luar diharapkan ada GURU BADAL yang bisa mengisi KBM dengan baik.

Rabu, 04 Juli 2012

Pelaksanaan Akreditasi 2011/2012

Penampilan Grup Marawis
Bogor, 04 Juli 2012.
Hari yang dinantikan kini telah tiba, pelaksanaan akreditasi madrasah di MI Islamiyah Nurrosyidiyah di mulai pada hari ini. Kedatangan para Asessor disambut dengan penampilan grup Eskul Marawis di sekolah kami. Lantunan Beberapa lagu pun membuat para asessor tercengang dan berdecak kagum ...., dan tentu saja hal itu membuat Ibu Kepala dan Pembina Eskulnya bangga. Setelah selesai mendengarkan beberap buah lagu, para asessor pun masuk ke ruang pelaksanaan akreditasi yang telah disiapkan panitia. selanjutnya upacara pembukaan pelaksanaan akreditasi pun dimulai. Diawali dengan sambutan Kepala Madrasah yang di isi dengan penayangan profil sekolah yang mencakup delapan standar, dilanjutkan dengan sambutan salah seorang asessor. Dan diakhiri dengan pembacaan doa.

Selasa, 03 Juli 2012

Puncak Persiapan Akreditasi

Bogor, 3 Juli 2012
Hari ini, Selasa tanggal 03 bulan Juli tahun 2012 adalah puncak persiapan akreditasi dari seluruh rangkaian persiapan yang telah dilakukan selama lebih dari satu tahun. Hari ini kami menghadirkan pengawas pembina Bapak. Drs. H. Islahul Ulum untuk memberikan arahan kepada kami terkait segala sesuatu yang ada hubungannya dengan pelaksanaan akreditasi. Dengan penuh kesabaran dan ketelitian beliau membimbing kami, memeriksa satu persatu setiap standar mulai standar satu sampai dengan standar delapan, dan akhirnya ternyata masih ada beberapa standar yang harus dilengkapi karena ternyata para penangung jawab ada yang lupa menyertakan bukti fisik ke dalam map standarnya.

Selasa, 05 Juli 2011

Kegiatan Para Guru Saat Liburan

Bagi guru-guru di sekolah lain, saat liburan seperti sekarang ini mungkin kebanyakan dipergunakan untuk bersenang-senang atau setidaknya dipergunakan untuk berkumpul bersama keluarga menikmati suasana liburan yang cukup panjang, yaaa panjang ... karena masuk sekolah masih cukup lama yaitu tanggal 18 Juli 2011. Tapi bagi guru-guru di MI Islamiyah Nurrosyidiyah waktu liburan ini dipergunakan untuk mempercantik lingkungan sekolah. Dengan dikomandani oleh Bapak Ahmad S.Ag Madrasah dipercantik dengan diawali pengecatan seluruh   ruangan yang ada di lanjutkan dengan pemasangan papingblok yang mempercantik bagian depan halaman sekolah.

Rabu, 18 Mei 2011

IHT Penyunan Kisi-kisi dan Penulisan Soal

Kita semua tahu kalau sebenarnya pelaksanaan UTS, UAS, dan UKK adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di bawah koordinasi satuan pendidikian (permendiknas no. 20 th 2007). sampai saat ini penyelenggaraan ketiga jenis ulangan tersebut masih dilakukan secara bersama-sama dikoordinir oleh sebuah organisasi yang menamakan diri MK2MI. Suatu saat (mungkin) setelah para pemangku kebijakan di kementerian agama membaca dengan seksama permendiknas no. 20/2007 tersebut maka penyelenggaraan UTS, UAS, dan UKK akan diserahkan kepada masing-masing sekolah/madrasah. 

Rabu, 12 Mei 2010

Semangat Memajukan Madrasah


Delapan bulan sudah saya memimpin MI Islamiyah Nurrosyidiyah, baru seumur jagung memang tapi banyak sekali keinginan dan harapan untuk menjadikan MI Islamiyah Nurrosyidiyah eksis di dunia pendidikan.Keinginan dan harapan itu kadang terbentur dengan dana, karena MI termasuk sekolah yg gratis dan hanya mengandalkan dana dari BOS yg cairnyapun terkadang tidak sesuai dengan waktunya.Dana BOS yang tidak seberapa (semoga ini tidak merupakan kufur nikmat) ditambah dengan tidak menentunya waktu pencairannya merupakan salah satu kendala untuk mewujudkan semua keinginan dan harapan itu.

Kamis, 29 April 2010

Sebelas Penyakit Kronis Yang diderita Guru ???


Entah dari mana asal muasalnya, beberapa hari yang lalu saya mendapat SMS yang sangat menggelitik dan perlu dijadikan renungan para guru, benarkah apa yang ada dalam sms itu merupakan suatu hal yang harus diwaspadai ?, sebab jika tidak akan menjadi preseden buruk untuk dunia pendidikan kita, SMS tersebut berbunyi :

Senin, 26 April 2010

Membina SDM Ummat Melalui Peningkatan Kualitas Madrasah


Oleh:
Arief Furchan (Pembantu Rektor I UNISMA, Malang)
Pendahuluan
Berbicara masalah madrasah adalah berbicara tentang sesuatu yang penting. Hal ini karena pendidikan adalah usaha sadar suatu bangsa untuk membentuk generasi masa depan bangsanya. Apa yang diberikan oleh bangsa itu kepada anak-anak mereka lewat pendidikan itulah yang akan menentukan arah perkembangan bangsa itu di masa depan. Di banyak neagara, pendidikan formal telah dipakai untuk menanamkan ideologi, pandangan hidup, dan cita-cita bangsa itu kepada generasi mudanya. Di Amerika, faham liberalisme dan kebebasan individu juga disosialisasikan melalui jalur pendidikan formal. Demikian pula dengan faham komunisme di Uni Soviet sebelum serikat itu bubar. Di negara kita sendiri, Indonesia, pendidikan juga merupakan salah satu jalur pemasyarakatan ideologi negara, Pancasila.
Madrasah adalah perkembangan dari pesantren, suatu lembaga pendidikan keagamaan yang konon bentuknya sudah dikenal penduduk nusantara sejak zaman Hindu-Budha. Di masa lalu, pesantren ini hanya mengajarkan pengetahuan agama dan melatih santrinya untuk hidup secara Islami. Dalam perkembangannya, pendidikan agama ini kemudian memodernisir dirinya menjadi madrasah dengan menggunakan bangku dan papan tulis dan memasukkan pelajaran umum dalam kurikulumnya. Sebagian ummat Islam bahkan mendirikan sekolah Islam dengan kurikulum yang 90 persen mirip kurikulum sekolah umum yang didirikan Belanda.

Rabu, 21 April 2010

Kemenag: Pemda Harus Adil pada Madrasah

Jakarta (www.depag.go.id) - Kementerian Agama mendesak pemerintah daerah di seluruh Indonesia dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota untuk memberikan perlakuan adil dan tidak diskriminatif pada madrasah. Hal itu karena siswa madrasah adalah warga negara dan memiliki hak untuk diperlakukan sama oleh pemda seperti siswa sekolah negeri.
Madrasah seharusnya mendapatkan perlakuan adil dan sama seperti daerah memperlakukan sekolah," kata Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag, Firdaus, kepada Republika, Jumat, (9/4).
Menurut Firdaus, hingga akhir tahun lalu, jumlah seluruh madrasah tingkat MI, MTS, dan MA di Indonesia mencapai sekitar 40.218 buah. Dari jumlah itu, hanya 8,6 persen berstatus sebagai madrasah negeri. Sisanya 91,4 persen merupakan madrasah swasta yang dibiayai secara swadaya oleh masyarakat.
Firdaus menyebutkan, perbandingan porsi terbalik terjadi pada data jumlah sekolah umum tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Sekitar 80 persen sekolah umum di Indonesia berstatus negeri dan sisanya 20 persen swasta. Hal ini berarti jumlah sekolah negeri yang didukung anggaran pemerintah yang bersumber dari pajak masyarakat jauh lebih besar dibandingkan madrasah negeri.

Peraturan Anti Diskriminasi Madrasah Diterbitkan Tahun Ini

Jakarta (www.depag.go.id) - Pemerintah pusat berencana menerbitkan peraturan anti diskriminasi madrasah tahun ini. Peraturan bersama empat menteri ini bertujuan untuk mendorong seluruh pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten mau bersikap adil terhadap pengembangan pendidikan di madrasah dan sekolah negeri.
Keempat menteri adalah Menteri Agama, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. "Kita sedang siapkan peraturan bersama empat menteri sejak tiga bulan lalu. Kita harapkan secepatnya bisa terbit. Mudah-mudahan tahun ini," kata Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag, Firdaus, di Jakarta, Jumat, (9/4).
Menurut Firdaus, pokok utama dalam rancangan peraturan bersama empat menteri itu akan mendorong agar seluruh Pemda mau mengakui kesetaraan posisi madrasah negeri dengan sekolah negeri. Hal itu agar mereka bersikap adil dan mau mengalokasikan anggaran untuk mendorong pengembangan madrasah negeri di daerah mereka. "Dengan peraturan ini, pemerintah daerah harus juga memberikan perhatian bagi madrasah, tidak hanya sekolah," katanya.